Ekonomi "Suka-Suka Gue"
Dulu broadband prabayar satu2nya adalah IM2 dgn produknya yg bernama BROOM, harganya pun terasa cukup mahal Rp 50.000 cuma dpt 80 Mb sedangkan yg Rp 100.000 cuma dpt 160 Mb kemudian datanglah Telkomsel Flash yang menawarkan banyak kelebihan seperti harga lebih murah(Rp 100.000 bisa dpt 300 Mb bandingkan dengan IM2 cuma dpt 160 Mb), bisa dipake SMS plus telepon dan kemudahan registrasi cukup pake kartu AS atau SimPATI, perdananya banyak kok diemperan harganya pun murah.
Melihat adanya pesaing, IM2 langsung menurunkan tarif. Nyesel banget dulu beli IM2 coba belinya pas sekarang gak akan rugi banyak coy!! :sob: perdana IM2 aja Rp 150.000 cuma dpt 160 Mb, kalau pke Telkomsel Flash beli perdananya Rp 10.000 + Voucher Rp 100.000 bisa dpt 300 Mb alias hampir dua kali lipat kuota IM2.
Seandainya IM2 prabayar tidak memiliki pesaing apakah tarifnya akan turun ya? saya rasa membutuhkan waktu yg cukup lama krn pemikiran kita msh condong kearah kapitalis "siapa yg gak mau untung banyak"? Hal seperti ini gak cuma terjadi disegmen internet prabayar tapi juga didunia telekomunikasi. Seandainya gak ada XL yang mengkampanyekan tarif murah, apakah Telkomsel dan Indosat yg dikuasai oleh ORANG ASING mau menurunkah tarif?
Saya yakin Anda lebih tahu jawabanya krn jawabnya "suka suka gue donk!"
LuPhKimm hanya seseorang yang ingin mencapai kualitas hidup yang baik. Bukan untuk mencari uang melainkan menjadikan dirinya seseorang yang pantas untuk dibayar—itulah cara hidupnya. 

